PENASULTRAID, MALANG – Unit emo/alternative asal Malang, Reconcile resmi merilis EP terbaru bertajuk Left Me Lost.
EP ini menjadi penanda fase reflektif Reconcile, menghadirkan narasi tentang kehilangan kasih sayang, keterasingan diri, dan kebingungan dalam menentukan arah hidup, dikemas lewat materi yang mengawang, abrasif namun emosional.
Secara garis besar, Left Me Lost berbicara tentang kondisi batin seseorang yang kehilangan figur kasih sayang, lalu perlahan kehilangan pegangan atas dirinya sendiri.
Tema ini menjadi benang merah dari keseluruhan EP, menghadirkan suasana lengang, rapuh, dan penuh pertanyaan serta keresahan yang dekat dengan pengalaman banyak orang.
“Secara tema, Left Me Lost bercerita tentang seseorang yang kehilangan kasih sayang, lalu ikut kehilangan dirinya sendiri, dan berada di fase kebingungan tanpa benar-benar tahu ke mana harus melangkah,” jelas Dava.
EP Left Me Lost dirilis di bawah naungan Haum Entertainment dengan Reconcile bertindak sebagai produser. Proses rekaman dilakukan di Rc:en Studio Recording, kecuali vokal lagu “Keep Us Alive” yang direkam di W8 Project Studio.
Engineering ditangani oleh Nabil Zuhdi Prasetya, sementara proses mixing dan mastering dilakukan di W8 Project Studio oleh Yudhistiro Lilo P. Penulisan lirik dikerjakan oleh Dava Hendra Firmansyah dan Chelsey Agustine, dengan komposisi lagu yang digarap bersama Zidane Marvelo dan Nabil Zuhdi Prasetya.
Untuk visual, artwork dan tata letak sampul EP ini dikerjakan oleh Adored Studio.


Discussion about this post