Senada dengan hal tersebut, Bupati Konawe Yusran Akbar menyatakan rasa optimisnya terhadap proyek kolaboratif ini. Dalam peninjauan tersebut, Yusran bahkan sempat mencoba langsung menyeberangi sungai menggunakan alat penyeberangan tradisional rakit (pincara) untuk melihat kondisi riil di lapangan.
Yusran mengungkapkan bahwa gagasan pembangunan jembatan penyeberangan ini sudah didiskusikan intensif bersama Bupati Konsel sejak tahun lalu, hingga akhirnya dikoordinasikan langsung kepada Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae.
“Ini adalah jalur tercepat menuju Kota Kendari dan Bandara Haluoleo. Dari titik penyeberangan, jaraknya kurang lebih 2,2 kilometer sudah memasuki wilayah Kabupaten Konawe, dan kami menegaskan siap untuk melakukan pengaspalan,” kata Yusran meyakinkan.
Yusran berharap penuh agar Kepala BPJN dan Kepala BWS dapat menjadi perpanjangan tangan kedua kepala daerah untuk mendorong dan mengawal usulan ini di tingkat Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Di akhir peninjauan, kedua kepala daerah menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kementerian PU, Pimpinan Komisi V DPR RI Ridwan Bae, Gubernur Sulawesi Tenggara, serta kedua Kepala Balai yang telah memberikan perhatian dan dukungan nyata demi kemajuan pembangunan di Konawe Selatan dan Konawe.
Penulis: Pyan
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:


Discussion about this post