“Penurunan terbesar (angkutan laut) terjadi di Pelabuhan Parepare,” terang Aryanto.
Kondisi ini diikuti dengan melemahnya aktivitas bongkar muat barang di pelabuhan. Volume barang yang dimuat turun signifikan sebesar 19,37 persen, sementara barang yang dibongkar juga mengalami penurunan sebesar 7,52 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Di sektor logistik udara, data menunjukkan hasil yang beragam. Muatan angkutan udara yang dimuat mencapai 5.955,88 ton atau turun 1,99 persen. Sebaliknya, volume barang yang dibongkar di bandara justru mengalami kenaikan tipis sebesar 0,82 persen menjadi 8.536,65 ton.
Penulis: Nafsul Muthmainnah
Editor: Amrullah Andi Faisal
Jangan lewatkan video populer:


Discussion about this post