Bahkan, terkait kebutuhan kendaraan operasional untuk pendamping sosial dan anak sekolah di wilayah terpencil, Hamrin menyatakan akan mengawal langsung hingga pengadaannya.
“Kendaraan operasional untuk pendamping sosial dan akses pendidikan anak-anak di daerah terpencil seperti Laonti akan kami atensi langsung di DPRD. Ini kebutuhan nyata yang tidak bisa ditunda,” katanya.
Tidak hanya itu, pembangunan talud bronjong serta pengadaan kapal fiber dan lampu jalan tenaga surya tak luput dari perhatiannya.
Sementara itu, Ketua Tim Musrenbang titik Laonti, Edi menjelaskan bahwa seluruh usulan yang disampaikan akan dihimpun dan diverifikasi untuk menjadi skala prioritas pembangunan tahun 2027.
“Setiap usulan dari desa dan sekolah kami catat secara rinci, mulai dari infrastruktur dasar, sarana pendidikan, hingga kebutuhan transportasi laut seperti kapal fiber dan perahu penyeberangan. Semua akan diprioritaskan berdasarkan urgensi dan dampaknya bagi masyarakat,” pungkasnya.
Penulis: Pyan
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:


Discussion about this post