PENASULTRA.ID, KOLAKA – PT Vale Indonesia Tbk kembali menunjukkan kontribusinya terhadap pembangunan daerah Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Kali ini, PT Vale memberikan dukungan untuk peningkatan infrastruktur Pasar Raya Mekongga Kolaka menjadi pasar modern.
Tak tanggung-tanggung, PT Vale menggelontorkan dana Rp67 miliar untuk merevitalisasi pasar tradisional tersebut. Proses revitalisasi ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) pada Sabtu, 28 Februari 2026, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Kabupaten Kolaka.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh CEO PT Vale Indonesia Bernardus Irmanto, Wakil Gubernur Sultra Hugua, Bupati Kolaka Amri, Wakil Bupati Kolaka Husmaluddin, Ketua DPRD Kolaka I Ketut Arjana, serta jajaran Forkompinda dan pimpinan OPD.
Wakil Gubernur Sultra Hugua menyampaikan apresiasi kepada PT Vale yang telah berkontribusi nyata mendukung pembangunan infrastruktur dan perekonomian masyarakat di tengah keterbatasan anggaran daerah.
Menurutnya, langkah seperti ini patut dicontoh oleh perusahaan pertambangan lainnya yang hadir berinvestasi di Sultra, khususnya di Kolaka.
“Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara sangat menghargai dan bersyukur dengan langkah nyata PT Vale yang telah mendukung pemerintah. Semoga dengan revitalisasi pasar ini, akan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat Kabupaten Kolaka,” kata Hugua kepada wartawan.
Di tempat yang sama, Bupati Kolaka Amri mengatakan proses revitalisasi Pasar Raya Mekongga merupakan buah dari hasil upayanya meyakinkan jajaran petinggi Vale di Jakarta.
Setelah melalui diskusi panjang, PT Vale akhirnya menyahuti program itu dengan memberikan dukungan anggaran senilai R67 miliar. Bantuan itu akan disalurkan dua tahap dalam dua tahun.
“Diskusinya lumayan panjang, sekitar 4 sampai 5 bulan baru kita dapat kepastian dari pihak Vale. Dari master plan yang kami tawarkan, itu berkali-kali ada revisi. Tapi, alhamdulillah akhirnya CEO Vale menyatakan siap memberikan dukungan anggaran senilai Rp67 miliar,” ungkap Amri.


Discussion about this post