PENASULTRAID, KONAWE SELATAN – Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Selatan (Konsel) terus berlanjut. Kali ini, Bupati Irham Kalenggo menggelar safari di Masjid Al Mubarok, Kecamatan Benua, Rabu 4 Maret 2026.
Momentum ini menjadi ajang silaturahmi, refleksi spiritual, sekaligus penyampaian capaian pembangunan di tengah tantangan efisiensi anggaran.
Kegiatan diawali dengan ceramah menjelang buka puasa oleh Ustaz Suhur yang mengangkat tema pentingnya puasa sebagai pendidikan kejujuran. Dalam tausiyahnya, ia menegaskan bahwa dunia saat ini tengah menghadapi krisis kejujuran di berbagai lini kehidupan.
“Puasa adalah jalan tarbiah kejujuran. Saat kita berpuasa, tidak ada yang mengawasi selain Allah SWT. Di situlah nilai integritas diuji. Jika umat Islam mampu menjaga kejujuran dalam puasa, maka kejujuran itu akan terbawa dalam kehidupan sosial, ekonomi, bahkan kepemimpinan,” ujar Ustaz Suhur di hadapan jamaah.
Suasana nikmat Ramadan terasa ketika ratusan jamaah menyimak pesan tersebut, terlebih menjelang waktu berbuka yang penuh keberkahan.
Setelah buka puasa dan salat Maghrib berjamaah, rangkaian Safari Ramadan dilanjutkan dengan salat Isya dan ceramah Ramadan oleh Bupati Irham Kalenggo.
Dalam tausiyahnya, Irham mengajak seluruh jamaah untuk menjalankan ibadah puasa dengan sungguh-sungguh, karena puasa tidak hanya membentuk spiritualitas, tetapi juga melatih kedisiplinan yang berdampak pada pembangunan sosial dan ekonomi.
“Puasa melatih kedisiplinan umat Islam. Dari disiplin pribadi, lahir disiplin keluarga. Dari keluarga yang kuat, lahir masyarakat yang kokoh. Inilah fondasi membangun daerah,” tutur Irham.
Pada titik ke-10 Safari Ramadan tahun ini, Irham juga memaparkan capaian satu tahun kepemimpinannya. Ia menyebut, di tengah kebijakan efisiensi anggaran dan pemotongan dana transfer pusat sekira Rp400 miliar, Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan tetap menggulirkan berbagai program prioritas.
“Setahun ini, lebih dari Rp60 miliar APBD telah kita gelontorkan untuk program UKT, BPJS Kesehatan, dan pakaian sekolah. Program Konsel Sehat, Cerdas, dan Sejahtera atau SETARA tetap berjalan meski dalam dinamika efisiensi anggaran. Program harus tetap efektif dan efisien,” tegasnya.


Discussion about this post