Secara khusus, data perkembangan Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP), yang mengukur kemampuan nilai jual produksi terhadap biaya produksi dan penambahan barang modal, berada di angka 124,55 atau naik 0,68 persen. Komoditas seperti kakao biji, bawang merah dan ayam ras pedaging menjadi penyumbang utama kenaikan indeks yang diterima petani.
Aryanto menjelaskan perbedaan tren antar subsektor ini dipengaruhi fluktuasi harga hasil produksi di pasar, serta dinamika biaya konsumsi rumah tangga petani dan biaya produksi (seperti pupuk Urea dan NPK) pada periode tersebut.
Penulis: Nafsul Muthmainnah
Editor: Amrullah Andi Faisal
Jangan lewatkan video populer:


Discussion about this post