PENASULTRAID, KONAWE SELATAN – Pemerintah Kecamatan Laonti menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan di Balai Pertemuan Desa Labuan Beropa pada Sabtu 28 Februari 2026.
Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam merumuskan arah pembangunan berbasis kebutuhan riil masyarakat desa, khususnya dalam mendorong peningkatan kualitas SDM, penguatan infrastruktur dasar, serta pengembangan potensi ekonomi lokal yang berkelanjutan di wilayah Kecamatan Laonti.
Kepala Desa Namu Nikson menegaskan bahwa agenda formal tahunan, adalah instrumen penting untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan kebijakan pembangunan daerah menuju Konawe Selatan yang Sehat, Cerdas, dan Sejahtera.
“Tema SeTARA yang kita usung tahun ini menitikberatkan pada kualitas sumber daya manusia dan pemenuhan infrastruktur dasar sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi berkelanjutan khususnya untuk pengembangan wisata Namu. Jika SDM kuat dan infrastruktur memadai, maka potensi daerah, termasuk sektor pariwisata, akan berkembang secara optimal,” ujar Nikson pada awak media ini.
“Kita ingin memastikan bahwa setiap usulan desa tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi mampu mendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang yang ramah lingkungan serta didukung tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel,” jelasnya lagi.
Desa Namu menjadi salah satu desa yang menyampaikan usulan prioritas, khususnya dalam rangka pengembangan objek wisata yang dinilai memiliki potensi besar sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Adapun skala prioritas usulan Desa Namu meliputi pembangunan akses jalan darat sebagai objek vital penunjang kegiatan sosial dan pariwisata, pembangunan pasar desa untuk memenuhi kebutuhan warga Batu Jaya, Namu, dan Malaringgi yang selama ini harus ke Pasar Kolono Timur seminggu sekali, pembangunan toilet umum bagi wisatawan, rabat jalan, toilet masjid, serta pemasangan plafon fasilitas umum.
“Akses jalan menjadi kebutuhan mendesak karena sangat berpengaruh terhadap mobilitas masyarakat dan kunjungan wisatawan. Selain itu, pasar desa juga penting agar masyarakat tidak lagi bergantung pada pasar di Kolono Timur,” ungkap Nikson.


Discussion about this post