Bendahara PWI Jaya, Dar Edi Yoga, yang telah puluhan kali mengunjungi Gunung Padang sejak pertama kali datang pada 15 Maret 2012, mengatakan setiap kunjungan selalu memberikan pengalaman yang berbeda.
“Tradisi di sumber mata air ini mengingatkan kita agar datang dengan kerendahan hati. Yang terpenting bukan ritualnya, tetapi bagaimana kita menghargai alam, sejarah, dan menjaga sikap selama berada di tempat yang memiliki nilai budaya tinggi,” ujarnya.
Usai dari sumber mata air, rombongan melanjutkan perjalanan menyusuri lima teras Gunung Padang hingga dini hari. Di bawah cahaya bulan purnama, perjalanan itu menjadi pengalaman yang memadukan wisata sejarah, refleksi diri, dan penghormatan terhadap kearifan lokal yang telah diwariskan turun-temurun.
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:


Discussion about this post