PENASULTRA.ID, KENDARI – Berawal dari keresahan terhadap kondisi infrastruktur yang membahayakan pengendara, komunitas Abu Langit Official berinisiatif melakukan aksi nyata dengan menambal sejumlah jalan berlubang di Kota Kendari secara swadaya.
Gerakan sosial ini merupakan wujud konkret dari gagasan panjang para anggota yang akhirnya terealisasi demi meningkatkan keselamatan berlalu lintas.
Leader Abu Langit Official, Harun Andi mengungkapkan, rencana ini telah lama mengendap, timnya sempat menghadapi kendala teknis terkait metode pengerjaan yang paling efektif di lapangan.
Sebelumnya, mereka sempat mempertimbangkan penggunaan semen hingga pengolahan limbah plastik, namun kedua opsi tersebut dinilai kurang praktis dari segi waktu pengeringan maupun keterbatasan teknologi.
“Gagasan ini sebenarnya sudah sekian tahun muncul, tapi berhenti sekedar gagasan karena tidak bertemu habitat yang pas. Saya sempat berpikir pakai semen, tapi kalau dilewati kendaraan harus nunggu kering dulu. Lalu kepikiran pakai plastik, tapi kami terkendala skill dan teknologi,” kata Harun Andi.
Pemikiran tersebut akhirnya menemui titik terang pada 26 Maret 2026 lalu saat Harun bertemu dengan rekan-rekan yang memiliki keahlian teknis dan visi yang sama. Setelah berdiskusi, tim sepakat untuk menggunakan aspal alih-alih semen atau plastik, demi efektivitas di lapangan.
Untuk mewujudkannya, para anggota komunitas bahkan merelakan tabungan pribadi mereka guna membeli perlengkapan teknis secara mandiri.
“Kami berpikir keras, akhirnya dari tabungan-tabungan yang terkumpul, kami beli mesin stamper sendiri, perlengkapan helm, hingga alat keamanan jalan agar proses pengerjaan profesional dan aman,” ujar Harun.


Discussion about this post