• Latest
  • Trending
  • All
  • #Headline
  • Advetorial
  • Kepulauan
  • Daratan

Kamus Kabaena

4 November 2021

Model Cilik Asal Sultra Borong Penghargaan di Supra Stars Indonesia 2026

23 Juni 2026

Wabup Sinjai Minta Warga Tak Takut Disensus

23 Juni 2026

Wamenaker Ajak Generasi Muda Optimalkan Potensi Digital di Sektor UMKM

23 Juni 2026

ANTAM Konut Dorong Budaya Pilah Sampah Melalui Edukasi dan Aksi Nyata

23 Juni 2026

Astra Motor Racing Team Borong 9 Podium di Mandalika Racing Series Ronde 2

23 Juni 2026

Cegah Investasi Bodong, OJK Sultra Ajak Mahasiswa Terapkan Prinsip 2L

22 Juni 2026

Jangkau hingga Pelosok Sultra, Kalla Toyota Beri Jaminan Servis Tanpa Batas

22 Juni 2026

Pertamina Sulawesi Salurkan Santunan dan Pererat Toleransi di Poso

22 Juni 2026

OJK Sultra Gandeng Mahasiswa Perkuat Literasi Keuangan Digital Generasi Muda

22 Juni 2026

Lindee Cremona Kembali Sapa Pendengar Lewat Single ‘Anakmu Slalu Cinta’

22 Juni 2026

Kemenpar Perkuat Pasar Korsel Lewat Indonesia Sales Mission di Busan dan Gwangju

22 Juni 2026

Outlook Ketenagakerjaan 2026, Petakan Tantangan dan Proyeksikan Jutaan Peluang Kerja

22 Juni 2026
Rabu, 24 Juni 2026
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Profil
  • Redaksi
  • Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Hak Jawab
Penasultra.id
  • Home
  • Sulawesi Tenggara
    • MetroKendari
    • Daratan Sultra
      • Bombana
      • Kolaka
      • Koltim
      • Kolut
      • Konawe
      • Konsel
      • Konut
    • Sultra Kepulauan
      • Konkep
      • Baubau
      • Buton
      • Buteng
      • Butur
      • Busel
      • Mubar
      • Muna
      • Wakatobi
  • Gaya Hidup
    • PenaEntertain
    • PenaHealth
    • PenaKuliner
    • PenaOto
    • PenaTekno
    • PenaDestinasi
  • Style Pena
    • PodcastPena
    • FigurPena
    • LayarPena
    • LensaPena
    • PenaPembaca
  • News Room
    • PenaNusantara
    • PenaEkobis
    • PenaHukrim
    • PenaSport
    • PenaEdukasi
    • PenaPolitik
    • PenaCelebes
    • PenaMancanegara
  • Advetorial
  • Link Corner
    • Dewan Pers
    • Persatuan Wartawan Indonesia
    • Serikat Media Siber Indonesia
    • Siberindo.co
    • Dinamika Sultra
    • Trias Politika
    • Metrosultra.id
    • Bikasmedia.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Sulawesi Tenggara
    • MetroKendari
    • Daratan Sultra
      • Bombana
      • Kolaka
      • Koltim
      • Kolut
      • Konawe
      • Konsel
      • Konut
    • Sultra Kepulauan
      • Konkep
      • Baubau
      • Buton
      • Buteng
      • Butur
      • Busel
      • Mubar
      • Muna
      • Wakatobi
  • Gaya Hidup
    • PenaEntertain
    • PenaHealth
    • PenaKuliner
    • PenaOto
    • PenaTekno
    • PenaDestinasi
  • Style Pena
    • PodcastPena
    • FigurPena
    • LayarPena
    • LensaPena
    • PenaPembaca
  • News Room
    • PenaNusantara
    • PenaEkobis
    • PenaHukrim
    • PenaSport
    • PenaEdukasi
    • PenaPolitik
    • PenaCelebes
    • PenaMancanegara
  • Advetorial
  • Link Corner
    • Dewan Pers
    • Persatuan Wartawan Indonesia
    • Serikat Media Siber Indonesia
    • Siberindo.co
    • Dinamika Sultra
    • Trias Politika
    • Metrosultra.id
    • Bikasmedia.com
No Result
View All Result
Penasultra.id
No Result
View All Result
  • #Headline
  • PenaPembaca
  • PenaHealth
  • PenaKuliner
  • PenaOto
  • LayarPena
  • PenaSport
  • LensaPena
  • FigurPena
ADVERTISEMENT
Home PenaPembaca

Kamus Kabaena

Redaksi Penasultra.id by Redaksi Penasultra.id
4 November 2021
in PenaPembaca
A A
0

Ilustrasi. Foto dok pribadi AMR

204
SHARES
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Sebenarnya tak perlu jauh-jauh mengkaji catatan Elbert. Saya yang tiga tahun terakhir ini hidup di Rumbia dan sering berinteraksi dengan saudara saya dari Moronene daratan merasakan beberapa perbedaan itu. (Mohon koreksi bila saya keliru menyebut kata).

Untuk meminta orang untuk tidak ribut, di Rumbia itu dilisankan “sie mogora”. Di Kabaena, malah jadinya “sie morobo”. Kata “petila” di Kabaena berarti “sesuatu yang sama atau identik”. Sedangkan di Rumbia, itu berarti saudara dan hanya ditujukan untuk orang.

Kata jangan menangis, di Rumbia diucap “sie mewowo” sedangkan di Kabaena “sie bebera”.

Kata “makan” misalnya, saudara saya di daratan menyebut diksinya sebagai “tewawe”, sementara orang Kabaena menyebut itu “mongka” dengan “a” yang agak panjang. Kata “di sini”, di darat itu dilisankan “na’ai”, sedangkan di Kabaena itu diucap “dirumai atau diceena”.

Merokok misalnya, di Kabaena lazimnya itu diucap “meahu” tapi di daratan Moronene itu diujarkan jadi “molulu”. Tentu banyak lagi kata-kata yang tidak sama. Itu belum bahasa di pertemuan adat pernikahan, biasanya lebih sulit lagi.

Tanda-tanda akan matinya bahasa Kabaena ini sudah ada. Penutur bahasa ibu di pulau kaya nikel itu hanya ada di masyarakat yang bermukim di beberapa kampung purba, di dataran tinggi.

Warga di Desa Tangkeno, Tirongkotua, Rahadopi masih dominan menggunakan “Hartia Ntokotua” dalam keseharian. Itupun hanya mereka yang usianya diatas 25 tahunan. Remaja dan anak-anak? Rata-rata berkomunikasi dengan Bahasa Indonesia dalam interaksi keseharian, atau diselingi Bahasa Kabaena.

Di dataran rendah, sudah kian sulit menemukan kerumunan orang yang berkomunikasi dengan Bahasa Kabaena. Bilapun ada, seringkali dibaurkan juga dengan Bahasa Indonesia. Akulturasi budaya dengan saudara kami dari jazirah selatan Sulawesi, apalagi bila sudah terikat pernikahan, kian sulitlah Bahasa Kabaena langgeng. Anak-anak yang lahir dari pernikahan antar kultur ini, berkomunikasi dengan orang tuanya menggunakan Bahasa Indonesia.

Sedangkan mereka yang berdiam dan membangun peradaban di pesisir Pulau Kabaena justru sama sekali tidak lagi menggunakan Bahasa Kabaena. Mereka mungkin paham arti, tapi tidak punya trigger untuk mengenal apalagi mengucap Bahasa Kabaena.

Satu-satunya tempat dimana anda bisa menikmati tuturan halus dan penuh makna Bahasa Kabaena yakni saat acara pernikahan. Urusan adat, antara kandidat mempelai pria dan wanita dibahas dengan Kabaena tulen.

Bagaimana caranya agar Bahasa Kabaena itu bisa lestari? Pertama tentu saja harus segera dinaskahkan dengan baik. Mesti ada dokumentasi sejarah tentang ini, paling tidak bilapun dia mati, masih bisa hidup lagi.

Bagi saya, naskah yang sedang atau bahkan telah disusun dalam buku oleh akun bernama Adi Marno itu adalah sebuah terobosan dan langkah maju. Nanti dinilai secara akademis sebagai alat ujinya, apakah memang layak disebarluaskan atau tidak.

Baca Juga

Ketika Kesalahan Sistem Merugikan Masyarakat

Hak Partai vs Hak Publik: “Menelaah Legitimasi Pergantian Ketua DPRD”

Semangat Pemuda dan Amanat Sumpah Pemuda 28 Oktober

Dari Keberlanjutan ke Reorientasi Kekuasaan: Cerminan Satu Tahun Prabowo–Gibran

Selain dinaskahkan, opsi lain agar bahasa itu lestari adalah harus sering ada input alias interaksi berbahasa daerah di lingkungan keluarga. Anak-anak mesti dibiasakan mengenal bahasanya. Buatlah mereka bukan saja mendengar, tapi mendengarkan dan menyimak. Sering-seringlah perdengarkan bahasa ibu dalam keseharian. Itu yang disebut input.

Nah, outputnya adalah ajak mereka berkomunikasi atau bawa ke sebuah komunitas yang berinteraksi dengan bahasa ibu.

Ilustrasinya, berenang itu, bukan hanya diajar teori tapi bawa ke kolam renang sekalian. Sama dengan berbahasa, bukan diajar teorinya tapi praktikan.(***)

Penulis: Penyuka Kopi

Jangan lewatkan video populer:

Page 2 of 2
Prev12
Tags: AMRKabaenaKamus KabaenaMoronenePenyuka KopiSuara Pembaca
Share82Tweet51SendShare
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Pasang Iklan Penasultra

Ikuti Kami :

ADVERTISEMENT
Previous Post

Waketum Kadin Sultra Bakal Laporkan Media Penyebar Isu Pemeriksaan AT

Next Post

Pemkab Konsel Dorong Percepatan Desa Digital

RelatedPosts

Ketika Kesalahan Sistem Merugikan Masyarakat

19 Juni 2026

Rahasia Kesehatan Jantung di Balik Tawaf

23 Mei 2026

Ironi Umat: Berebut Sujud di Tanah Suci, Meninggalkan Masjid di Tanah Air

21 Mei 2026

Menjaga Kebenaran Informasi di Era Disrupsi Media

18 Maret 2026

Advokat Perempuan dan Masa Depan Integritas Profesi Hukum

16 Maret 2026

Merawat Marwah Pers, Menyongsong 9 Tahun Pengabdian SMSI

4 Maret 2026
Load More
Next Post

Pemkab Konsel Dorong Percepatan Desa Digital

Discussion about this post

PenaEkobis

PenaEkobis

Cegah Investasi Bodong, OJK Sultra Ajak Mahasiswa Terapkan Prinsip 2L

by Redaksi Penasultra.id
22 Juni 2026
0

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi memulai rangkaian Bulan Literasi Keuangan (BLK) 2026.

Read moreDetails

Jangkau hingga Pelosok Sultra, Kalla Toyota Beri Jaminan Servis Tanpa Batas

22 Juni 2026

OJK Sultra Gandeng Mahasiswa Perkuat Literasi Keuangan Digital Generasi Muda

22 Juni 2026

Perkuat Literasi Keuangan Anak Muda, OJK dan Bank Sultra Luncurkan “OK BGT” Lewat Live Instagram

18 Juni 2026

OJK dan TPAKD Wakatobi Perkuat Sinergi Percepatan Program Prioritas Inklusi Keuangan

17 Juni 2026

Recommended Articles

Kelas PWI Jaya Segera Hadapi Sempro dan Bimbingan Skripsi di STIH Painan

20 Januari 2024

Gubernur Sultra Tekankan Peran Parpol sebagai Pengontrol Pemerintah

24 November 2025

Gagasan Anies: Harmonisasi Sosial Ekonomi dan Lingkungan Hidup Kelautan-Perikanan

9 Desember 2023

Lion Air Siap Gelar Umrah Travel Fair 2023

3 Juli 2023

WUSS Bercerita Tentang Tumbuh Bertahan Tanpa Tepuk Tangan di Single Terbaru

5 Februari 2026
Load More

Populer Minggu Ini

  • Model Cilik Asal Sultra Borong Penghargaan di Supra Stars Indonesia 2026

    3 shares
    Share 1 Tweet 1
  • Prof. Zudan: Sistem Merit Jadi Fondasi Pengelolaan 6,7 Juta ASN

    3 shares
    Share 1 Tweet 1
  • Kuasa Hukum Andi Uci Beber Dugaan Penggelapan Saham PT Bososi Pratama

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Perkuat Literasi Keuangan Anak Muda, OJK dan Bank Sultra Luncurkan “OK BGT” Lewat Live Instagram

    2 shares
    Share 1 Tweet 1
  • Jangkau hingga Pelosok Sultra, Kalla Toyota Beri Jaminan Servis Tanpa Batas

    2 shares
    Share 1 Tweet 1
logo penasultra

penasultra.id
PT Pena Sultra Grup
(Penerbit/Pengelola Penasultra.id)
NPWP: 93.591.690.8-811.000

Kontak »

Advetorial

Peluh Prajurit TMMD 125 Jadi Harapan Baru Warga Nekudu Konawe

Evaluasi Pilkada 2024, Cara KPU Sultra Siapkan Strategi Pemilu Lebih Berkualitas

KPU Sultra Resmi Tetapkan Pasangan Gubernur-Wakil Gubernur Terpilih 2025-2030

Link Corner

  • Dewan Pers
  • Persatuan Wartawan Indonesia
  • Serikat Media Siber Indonesia
  • Siberindo.co
  • Dinamikasultra.com
  • Triaspolitika.id
  • Metrosultra.id
  • Bikasmedia.com

  • Profil
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Hak Jawab
  • Kontak
  • Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak

Copyright © 2023 Penasultra.id, Made with ❤️

error: Maaf tidak bisa.!!
No Result
View All Result
  • Home
  • Sulawesi Tenggara
    • MetroKendari
    • Daratan Sultra
      • Bombana
      • Kolaka
      • Koltim
      • Kolut
      • Konawe
      • Konsel
      • Konut
    • Sultra Kepulauan
      • Konkep
      • Baubau
      • Buton
      • Buteng
      • Butur
      • Busel
      • Mubar
      • Muna
      • Wakatobi
  • Gaya Hidup
    • PenaEntertain
    • PenaHealth
    • PenaKuliner
    • PenaOto
    • PenaTekno
    • PenaDestinasi
  • Style Pena
    • PodcastPena
    • FigurPena
    • LayarPena
    • LensaPena
    • PenaPembaca
  • News Room
    • PenaNusantara
    • PenaEkobis
    • PenaHukrim
    • PenaSport
    • PenaEdukasi
    • PenaPolitik
    • PenaCelebes
    • PenaMancanegara
  • Advetorial
  • Link Corner
    • Dewan Pers
    • Persatuan Wartawan Indonesia
    • Serikat Media Siber Indonesia
    • Siberindo.co
    • Dinamika Sultra
    • Trias Politika
    • Metrosultra.id
    • Bikasmedia.com
SMSI - Dewan Pers Penasultra.id

Ikuti Kami :

Copyright © 2023 Penasultra.id, Made with ❤️