• Latest
  • Trending
  • All
  • #Headline
  • Advetorial
  • Kepulauan
  • Daratan

Remaja dalam Dekapan Liberalisme

4 Juli 2023

Oknum Pengacara di Baubau Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Surat Sengketa Tanah

4 Juni 2026

Claro Kendari Siapkan Nobar Seru FIFA World Cup 2026 Mulai Rp50 Ribu

4 Juni 2026

Sensus Ekonomi 2026, BPS Konut Siapkan Petugas Hasilkan Data Akurat

3 Juni 2026

Fraksi Gerindra DPRD Muna Apresiasi Keputusan Pergantian Pimpinan BGN

3 Juni 2026

ABUPI Dorong SDM Kepelabuhanan Berbasis Kompetensi dan Sertifikasi Global

3 Juni 2026

Pertamina Apresiasi Langkah Polda Sulsel Dalam Penindakan Penyalahgunaan BBM Subsidi

2 Juni 2026

Mulai 1 Juni, Pertamina Turunkan Harga BBM Dex Series dan Sesuaikan Harga Pertamax Turbo

2 Juni 2026

PT ANTAM UBPN Konut Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Banjir

2 Juni 2026

Kinerja Solid Tahun Buku 2025 dan Penetapan Dividen Tandai RUPST PT Vale

2 Juni 2026

Rahasia Resale Value Toyota Kokoh, Servis Berkala Jadi Kunci Investasi Kendaraan

2 Juni 2026

Monev Bersama Pemda, Kemendagri dan BPJamsostek Pacu Target Universal Coverage di Sulawesi

1 Juni 2026

Hari Lahir Pancasila, BRI BO Kendari By Pass Bumikan Nilai Pancasila Lewat Integritas Kerja

1 Juni 2026
Jumat, 5 Juni 2026
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Profil
  • Redaksi
  • Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Hak Jawab
Penasultra.id
  • Home
  • Sulawesi Tenggara
    • MetroKendari
    • Daratan Sultra
      • Bombana
      • Kolaka
      • Koltim
      • Kolut
      • Konawe
      • Konsel
      • Konut
    • Sultra Kepulauan
      • Konkep
      • Baubau
      • Buton
      • Buteng
      • Butur
      • Busel
      • Mubar
      • Muna
      • Wakatobi
  • Gaya Hidup
    • PenaEntertain
    • PenaHealth
    • PenaKuliner
    • PenaOto
    • PenaTekno
    • PenaDestinasi
  • Style Pena
    • PodcastPena
    • FigurPena
    • LayarPena
    • LensaPena
    • PenaPembaca
  • News Room
    • PenaNusantara
    • PenaEkobis
    • PenaHukrim
    • PenaSport
    • PenaEdukasi
    • PenaPolitik
    • PenaCelebes
    • PenaMancanegara
  • Advetorial
  • Link Corner
    • Dewan Pers
    • Persatuan Wartawan Indonesia
    • Serikat Media Siber Indonesia
    • Siberindo.co
    • Dinamika Sultra
    • Trias Politika
    • Metrosultra.id
    • Bikasmedia.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Sulawesi Tenggara
    • MetroKendari
    • Daratan Sultra
      • Bombana
      • Kolaka
      • Koltim
      • Kolut
      • Konawe
      • Konsel
      • Konut
    • Sultra Kepulauan
      • Konkep
      • Baubau
      • Buton
      • Buteng
      • Butur
      • Busel
      • Mubar
      • Muna
      • Wakatobi
  • Gaya Hidup
    • PenaEntertain
    • PenaHealth
    • PenaKuliner
    • PenaOto
    • PenaTekno
    • PenaDestinasi
  • Style Pena
    • PodcastPena
    • FigurPena
    • LayarPena
    • LensaPena
    • PenaPembaca
  • News Room
    • PenaNusantara
    • PenaEkobis
    • PenaHukrim
    • PenaSport
    • PenaEdukasi
    • PenaPolitik
    • PenaCelebes
    • PenaMancanegara
  • Advetorial
  • Link Corner
    • Dewan Pers
    • Persatuan Wartawan Indonesia
    • Serikat Media Siber Indonesia
    • Siberindo.co
    • Dinamika Sultra
    • Trias Politika
    • Metrosultra.id
    • Bikasmedia.com
No Result
View All Result
Penasultra.id
No Result
View All Result
  • #Headline
  • PenaPembaca
  • PenaHealth
  • PenaKuliner
  • PenaOto
  • LayarPena
  • PenaSport
  • LensaPena
  • FigurPena
ADVERTISEMENT
Home PenaPembaca

Remaja dalam Dekapan Liberalisme

Redaksi Penasultra.id by Redaksi Penasultra.id
4 Juli 2023
in PenaPembaca
A A
0

Mariana, S.Sos. Foto: Dok pribadi

7
SHARES
69
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Sangat miris, tidak ada yang peduli dengan apa yang disajikan dari konten yang ditonton anak. Naluri bisnis lebih penting. Selama banyak yang minati maka akan terus diproduksi. Tidak penting moralitas dan hancurnya kepribadian dari remaja. Padahal para remaja adalah aset negara, sebab merekalah agen perubahan bagi kegemilangan negaranya.

Tapi bagaimana jika remajanya adalah generasi yang pada hancur dan rusak?. Jangankan untuk mikir bergerak saja untuk kebaikan mereka sudah tidak sanggup. Mereka tidak paham ilmunya dan tenggelam dalam arus liberalisme tanpa batas, sehingga menjadi pejuang sudah tidak penting.

Tantangan Globalisasi bagi Para Remaja

Berikutnya adalah gaya hidup. Lagi-lagi pengaruh globalisasi dan modernisasi memberi efek yang signifikan terhadap apa yang disebut baik atau buruk, berkelas dan tidak. Globalisasi bukan hanya berdampak pada perkembangan sains dan teknologi tapi juga membawa pengaruh pada pemahaman dan berefek pada kehidupan sosial budaya.

Jika mau disebut berkelas dan sosialita maka harus memiliki gaya hidup yang baik. Apa standarnya? yakni popularitas dan uang. Kemewahan dan kepopuleran itulah yang akan menarik banyak followers.

Maka di sosmed pun berseliweran gaya-gaya nyentrik yang dianggap modern, mulai dari fashion, busana, tas, sepatu, aksesoris yang serba mewah dengan harga yang fantastis, rumah, kendaraan yang serba elit, hingga pesta, dan liburan yang mewah. Semua ditampilkan secara vulgar dan tanpa batas, sehingga standar itulah yang kemudian banyak digunakan sebagai referensi kemajuan.

Bagi yang tidak berkecukupan secara materi maka bermain instan menjadi solusinya. Jangan heran jika banyak remaja yang pada akhirnya tergerus dan hanyut dalam arus kehidupan yang hedonisme dan materialisme. Menghalalkan segala cara demi meraih gaya hidup bak sosialita kelas atas, apapun dilakukan asalkan dapat meraih materi yang setinggi-tingginya.

Baca Juga

Investasi Nyata untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia

TKA dan Upaya Membaca Realitas Pendidikan Indonesia Secara Objektif

Resolusi 2026: Politik Kehadiran Untuk Kemaslahatan

Investasi SDM Lewat Revitalisasi Sekolah

Demi memuaskan gaya hidup maka dilakukanlah perbuatan-perbuatan bejat misal prostitusi online atau bahkan pengedar narkoba. Siapa yang dapat mencegahnya melakukan gaya hidup permisivisme seperti itu semisal prostitusi sedangkan itu adalah hasil dari kemauannya sendiri dan dianggap sebagai hak asasi atas diri dan tubuhnya.

Begitupun, teman pergaulan. Dalam sebuah teori yang dikemukakan oleh Edwin Sutherland yang disebut dengan teori asosiasi diferensial mengungkapkan bahwa melalui interaksi dengan orang lain, seseorang mempelajari nilai, sikap, teknik, dan motivasi perilaku kriminal.

Boleh jadi seorang remaja dari latar belakang keluarga yang harmonis tapi karena bergaul dengan teman atau lingkungan pertemanan yang buruk akhirnya menjadi buruk. Apalagi pada seorang remaja yang labil tentu keinginan mencoba sangat besar, maka boleh jadi kejahatan itu berasal dari lingkungan pertemanan.

Upaya Menyelamatkan Remaja, Butuh Dukungan Semua Pihak

Berangkat dari semua problem tadi yang paling mendasar adalah sistem yang dibangun sebab sistemlah yang menentukan corak kepribadian masyarakat yakni pola pikir dan pola sikap yang dibangun oleh masyarakat. Jika sistemnya adalah kapitalisme liberalisme maka jangan heran jika orientasi hidup hanya melulu pada pencapaian materi semata.

Itulah nilai tertingginya, tidak penting halal atau haram dalam mendapatkannya yang penting asas manfaat dan keinginan tercapai. Cara mendapatkannya pun bebas meski itu melanggar aturan agama. Sebab asasnya memang hanya berlandaskan akal dan undang-undang yang diterapkan.

Maka sikap hedonisme, materialisme dan permisivisme yang muncul dalam diri remaja adalah wajar. Perspektif hidup yang dibangun adalah kebebasan yang berlandaskan pada materi atau modal.

Lalu bagaimana mencegahnya? Jika berbicara solusi, ya tentu harus dirombak dan ganti sistem. Jika untuk mencegahnya secara individual maka harus ditanamkan ketakwaan individu, nasehat tentang dosa dan pahala serta konsekuensi dari perbuatan yang dilakukan. Itu tidak boleh sekadar ceramah sesaat tapi harus rutin dan terus menerus karena manusia biasa lupa.

Harus ditanamkan sejak dini. Pembelajaran sejak dini apalagi masa golden age akan menjadikan seorang anak ingat hingga dewasa, dibandingkan ketika mendidik pada waktu mereka sudah remaja. Tentu tantangannya lebih besar, sebab anak telah bersentuhan dengan dunia luar.

Berikutnya, masyarakat harus peka terhadap kemaksiatan. Jangan hanya egosentris dan individualis. Istilahnya yang penting bukan keluarga saya yang lakukan, padahal boleh jadi anak atau saudara kita akhirnya ikut terjerumus jika tidak dicegah.

Inilah budaya amar ma’ruf nahi mungkar, yang namanya kejahatan harus dibicarakan dan dihentikan supaya tidak ada korban yang berjatuhan yang boleh jadi menghancurkan institusi masyarakat itu sendiri. Paling penting penerapan sistem oleh negara, dimana negara harus tegas pada pelaku kejahatan. Jangan buka peluang hanya karena hak asasi manusia.

Selanjutnya negara berfungsi sebagai pengurus dan penjaga rakyatnya; menjaga akal, kehormatan dan darah rakyat, dengan memberikan kesejahteraan, keamanan dan kenyamanan. Karena, rakyat adalah aset masa depan bangsa dan negara terutama lagi para remajanya. Wallahu a’lam.(***)

Penulis adalah Guru Swasta dari Kolaka, Sulawesi Tenggara

Jangan lewatkan video populer:

Page 2 of 2
Prev12
Tags: MarianaOpiniRemaja LiberalismeSiar Islam
Share3Tweet2SendShare
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Pasang Iklan Penasultra

Ikuti Kami :

ADVERTISEMENT
Previous Post

Ahli Waris Nelayan di Kendari dapat Santunan dari BPJamsostek

Next Post

Bacaleg Lukman Rahman Ngaku Pernah Langgar UU Psikotropika

RelatedPosts

Rahasia Kesehatan Jantung di Balik Tawaf

23 Mei 2026

Ironi Umat: Berebut Sujud di Tanah Suci, Meninggalkan Masjid di Tanah Air

21 Mei 2026

Menjaga Kebenaran Informasi di Era Disrupsi Media

18 Maret 2026

Advokat Perempuan dan Masa Depan Integritas Profesi Hukum

16 Maret 2026

Merawat Marwah Pers, Menyongsong 9 Tahun Pengabdian SMSI

4 Maret 2026

Babad Gedung Tua yang Kini Jadi Kantor SMSI Pusat

28 Februari 2026
Load More
Next Post

Bacaleg Lukman Rahman Ngaku Pernah Langgar UU Psikotropika

Discussion about this post

PenaEkobis

PenaEkobis

Claro Kendari Siapkan Nobar Seru FIFA World Cup 2026 Mulai Rp50 Ribu

by Redaksi Penasultra.id
4 Juni 2026
0

Menyambut perhelatan akbar FIFA World Cup 2026, Phinisi Hospitality Indonesia (PHI) Group menghadirkan program spesial bertajuk "Semarak Bola Gembira".

Read moreDetails

Mulai 1 Juni, Pertamina Turunkan Harga BBM Dex Series dan Sesuaikan Harga Pertamax Turbo

2 Juni 2026

Kinerja Solid Tahun Buku 2025 dan Penetapan Dividen Tandai RUPST PT Vale

2 Juni 2026

Rahasia Resale Value Toyota Kokoh, Servis Berkala Jadi Kunci Investasi Kendaraan

2 Juni 2026

Monev Bersama Pemda, Kemendagri dan BPJamsostek Pacu Target Universal Coverage di Sulawesi

1 Juni 2026

Recommended Articles

Polri Dikritik Lewat Mural Festival, Kapolri: Jaga Kami Jadi Lebih Baik

2 November 2021

Yudhianto Mahardika Siap Bertarung di Pilwali Kota Kendari 2024

31 Maret 2024

PWI Sultra Siap Berlaga di Porwanas XIII Jatim

17 November 2022

Dua Anak Ahli Waris Peserta BPJamsostek Sultra Terima Beasiswa

21 April 2021

Gagasan Anies: Harmonisasi Sosial Ekonomi dan Lingkungan Hidup Kelautan-Perikanan

9 Desember 2023
Load More

Populer Minggu Ini

  • Fraksi Gerindra DPRD Muna Apresiasi Keputusan Pergantian Pimpinan BGN

    26 shares
    Share 10 Tweet 7
  • Greysia Poli/Apriyani Rahayu Raih Golden Award Siwo PWI 2021

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Hari Lahir Pancasila, BRI BO Kendari By Pass Bumikan Nilai Pancasila Lewat Integritas Kerja

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Asmo Sulsel dan Bikers Honda Ramaikan Ajang GP Hub Goes To Makassar

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Gubernur Sultra Pastikan Bantuan Rumah Layak bagi Warga Buton Selatan

    8 shares
    Share 3 Tweet 2
logo penasultra

penasultra.id
PT Pena Sultra Grup
(Penerbit/Pengelola Penasultra.id)
NPWP: 93.591.690.8-811.000

Kontak »

Advetorial

Peluh Prajurit TMMD 125 Jadi Harapan Baru Warga Nekudu Konawe

Evaluasi Pilkada 2024, Cara KPU Sultra Siapkan Strategi Pemilu Lebih Berkualitas

KPU Sultra Resmi Tetapkan Pasangan Gubernur-Wakil Gubernur Terpilih 2025-2030

Link Corner

  • Dewan Pers
  • Persatuan Wartawan Indonesia
  • Serikat Media Siber Indonesia
  • Siberindo.co
  • Dinamikasultra.com
  • Triaspolitika.id
  • Metrosultra.id
  • Bikasmedia.com

  • Profil
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Hak Jawab
  • Kontak
  • Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak

Copyright © 2023 Penasultra.id, Made with ❤️

error: Maaf tidak bisa.!!
No Result
View All Result
  • Home
  • Sulawesi Tenggara
    • MetroKendari
    • Daratan Sultra
      • Bombana
      • Kolaka
      • Koltim
      • Kolut
      • Konawe
      • Konsel
      • Konut
    • Sultra Kepulauan
      • Konkep
      • Baubau
      • Buton
      • Buteng
      • Butur
      • Busel
      • Mubar
      • Muna
      • Wakatobi
  • Gaya Hidup
    • PenaEntertain
    • PenaHealth
    • PenaKuliner
    • PenaOto
    • PenaTekno
    • PenaDestinasi
  • Style Pena
    • PodcastPena
    • FigurPena
    • LayarPena
    • LensaPena
    • PenaPembaca
  • News Room
    • PenaNusantara
    • PenaEkobis
    • PenaHukrim
    • PenaSport
    • PenaEdukasi
    • PenaPolitik
    • PenaCelebes
    • PenaMancanegara
  • Advetorial
  • Link Corner
    • Dewan Pers
    • Persatuan Wartawan Indonesia
    • Serikat Media Siber Indonesia
    • Siberindo.co
    • Dinamika Sultra
    • Trias Politika
    • Metrosultra.id
    • Bikasmedia.com
SMSI - Dewan Pers Penasultra.id

Ikuti Kami :

Copyright © 2023 Penasultra.id, Made with ❤️