PENASULTRAID, KONAWE SELATAN — Sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) dan Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Pemkab Konsel) kian menunjukkan wajah nyata dari kehadiran negara yang tidak berjarak dengan rakyatnya.
Kolaborasi yang terbangun tidak hanya berhenti pada dokumen kebijakan, tetapi menjelma menjadi gerak cepat, empati, dan aksi langsung di lapangan terutama saat masyarakat berada dalam kondisi paling rentan akibat bencana.
Dari program nasional, program prioritas provinsi, hingga implementasi di tingkat kabupaten, semuanya terajut dalam satu semangat besar: mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas, dan sejahtera yang di Konawe Selatan dikenal luas melalui tagline SETARA.
Sebuah konsep pembangunan sosial yang tidak membiarkan satu pun lapisan masyarakat tertinggal, termasuk warga miskin, kelompok rentan, dan korban bencana alam.
Dalam beberapa waktu terakhir, rentetan musibah kembali menguji ketangguhan sosial daerah. Angin puting beliung menerjang wilayah Kecamatan Wolasi, Laeya, dan Baito.
Sementara itu, kebakaran melanda permukiman warga di wilayah Sabulakoa dan Mowila. Rumah rusak, harta benda lenyap, dan rasa aman masyarakat terguncang. Namun di tengah kepanikan itu, negara tidak absen.
Melalui Dinas Sosial Kabupaten Konawe Selatan, respons cepat segera dilakukan. Dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Sosial Konsel, Sahlul, jajaran Dinsos bergerak tanpa menunggu lama.
Personel diturunkan, data diverifikasi, dan bantuan disiapkan untuk memastikan warga terdampak tidak dibiarkan menghadapi musibah sendirian.
Sosok Rustamin, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Kabid Linjamsos) Dinsos Konsel, menjadi salah satu figur di garda terdepan. Tanpa mengenal lelah, ia berkeliling dari satu titik bencana ke titik lainnya, membawa bukan hanya logistik, tetapi juga pesan kuat bahwa negara hadir untuk rakyatnya.
“Kami datang bukan dengan tangan kosong. Ini adalah amanah pemerintah daerah dan Bupati Konawe Selatan agar masyarakat tahu, negara benar-benar hadir di saat mereka paling membutuhkan,” ujar Rustamin di sela-sela menyiapkan sejumlah bantuan.
Bantuan yang disalurkan meliputi kasur lipat, pakaian layak pakai, dan bahan makanan, sebagai kebutuhan dasar pada masa tanggap darurat. Setelah menuntaskan distribusi awal bagi korban angin puting beliung, Dinsos Konsel kembali mempersiapkan bantuan lanjutan untuk korban kebakaran di wilayah Konawe Selatan dan sekitarnya.
Langkah ini tidak berdiri sendiri. Seluruh proses penanganan dilakukan dalam koordinasi erat dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, sebagai wujud kerja sama yang solid dan berkelanjutan antara Pemprov dan Pemkab.


Discussion about this post